Lihatlah ke dalam dan kau akan tau. Aku tak sebaik yang kamu pikir. Aku bukan siapa-siapa. Aku cuma orang gila yang suka mengada-ada. Bukalah pintu demi pintu di dalam dan kau akan merasakan sakit yang amat sangat. Semua ekspektasimu tentangku bukanlah hal yang benar. Semua harapan dan mimpimu tentangku bukanlah kenyataan.
Jika kau bertanya siapa aku, aku akan beritahu kau.
Aku hanyalah pembohong,
Aku adalah pengecut,
Aku adalah jiwa yang mati,
Aku adalah kesendirian,
Aku adalah fiksi,
Aku adalah kepalsuan,
Aku adalah orang yang terus menerus berpura-pura,
Aku adalah orang yang perlahan menuju jurang kehancuran.
Jangankan beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkata jujur pun aku jarang.
Jangankan menuntunmu untuk menjadi lebih baik, mengurus diriku sendiri saja sudah setengah mati.
Jangankan mencintai orang lain, mencintai diriku sendiri saja aku tak sanggup.
Aku adalah mimpi buruk.
Aku merasa tak pantas untuk siapapun.
Aku adalah manusia kotor.
Aku merasa tak dicintai siapapun.
Aku tak bisa memberimu kepastian,
Aku bukan laki-laki tangguh,
Aku bukan orang yang pantas dicintai,
Aku bukan orang yang bisa membahagiakanmu,
Aku hanyalah mimpi buruk, percayalah!
Sedangkan kau,
kau adalah lambang kesempurnaan,
Dibalik kekuranganmu, terlihat jelas banyak hal yang mempesona darimu.
Kau adalah orang cerdas penuh perhatian
Kau adalah orang yang tabah dan kuat
Kau adalah orang yang jujur dan sabar
Kau adalah orang yang dikelilingi orang-orang tercinta
Kau adalah orang yang dicintai
Kau tak pantas disakiti
Tapi taukah kau,
Seberapa banyak aku berusaha untuk tak menyakitimu, seberapa banyak aku berusaha menjadi yang terbaik bagimu, seberapa banyak aku bekerja keras untuk mimpi kita.
Pada akhirnya aku tetap menyakitimu.
Sudah ku katakan kalau aku hanyalah mimpi buruk,
Percayalah!
Entah kenapa kau terus bertahan,
Entah kenapa kau terus percaya hingga letih,
Entah kenapa kau selalu berkata kau membutuhkanku,
Entah kenapa kau berusaha terlihat baik-baik saja
Kau bahkan memberikan segalanya buatku
Jujur, Aku tak tau apa yang kamu pikirkan.
Aku sudah menyakitimu berkali-kali dan aku yakin itu bukan dalam jumlah satuan atau puluhan.
Aku sudah mengkhianati kepercayaanmu.
Aku sudah membuatmu kecewa.
Aku sudah melakukan hal-hal buruk kepadamu.
Aku bahkan menjadi penghalang impianmu.
Entah kenapa kau bertahan dengan mimpi buruk ini.
Jika kau memang siap dengan ku, si mimpi buruk ini,
carilah kesabaran dan keikhlasan sebanyak yang kamu bisa
dan ketika kau sudah letih dan lelah, bilanglah padaku.
bila letih dan lelah itu terus bertumpuk menjadi rasa jenuh, bulatkanlah tekadmu dan pikirkanlah lagi keputusanmu.
Percayalah! Aku hanya mimpi buruk
dan sayangnya aku terlambat menyadari itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar